pimpinanpusat@himmah.or.id

Hadiri Acara Lintas Generasi Alumni, Ketum PP HIMMAH Ajak Satukan Semangat Bangun Organisasi

26 Apr 2026 (Tim)
Hadiri Acara Lintas Generasi Alumni, Ketum PP HIMMAH Ajak Satukan Semangat Bangun Organisasi

Foto: Dokumentasi HIMMAH

LABUHANBATU | Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Al Washliyah (PP HIMMAH), Abdul Razak Nasution, menghadiri kegiatan Halal Bi Halal dan Silaturahmi Lintas Generasi, sekaligus acara pengukuhan Pengurus Provinsi dan Kabupaten/Kota Korps Alumni HIMMAH.

Kegiatan yang digelar di Kabupaten Labuhanbatu, Aula Kampus Univa Labihanbatu pada (27/4/26). Dalam kesempatan tersebut, Abdul Razak Nasution menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, momen silaturahmi lintas generasi ini sangat penting untuk mempererat tali persaudaraan antar kader, sekaligus memperkuat fondasi organisasi.

Razak juga mengajak seluruh kader, khususnya para Ka. Alumni dan Pengurus PB Al Washliyah yang notabene merupakan kader HIMMAH, untuk bersatu padu. Beliau menekankan pentingnya menyatukan tekad, visi, dan misi dalam membangun organisasi, baik bagi HIMMAH secara khusus maupun bagi Al Washliyah secara umum.

Razak menegaskan bahwa masa kepemimpinan yang bersifat one man show sudah lewat waktu. Seorang pemimpin harus memiliki pola pikir yang benar, yaitu memikirkan kepentingan umat dan organisasi.

"Pemimpin itu harus memikirkan ummat. Sebelum memikirkan umat di luar, pikirkanlah umat internal dulu. Memikirkan umat banyak itu bagus, tapi lebih bagus lagi jika memikirkan keduanya secara seimbang. Kita tidak boleh asal jadi pemimpin tanpa arah yang jelas," tegasnya.

Lebih jauh, beliau menyampaikan bahwa organisasi harus mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Organisasi perlu merancang program-program yang relevan dan membuka ruang kolaborasi.

"Peluang-peluang yang ada itu wajib diambil. Jangan hanya berpikiran sempit atau mementingkan diri sendiri. Majukan organisasi dengan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada," ujarnya.

Mahasiswa Pasca Sarjana UMN Al Washliyah ini juga mengingatkan bahwa Insya Allah pada Juli 2026 akan digelar Muktamar Al Washliyah. Ini adalah forum musyawarah tertinggi yang akan melahirkan keputusan-keputusan strategis.

"Masa depan organisasi ada di tangan kita semua. Mari kita pilih pemimpin yang mampu berpikir global, artinya berpikir menyeluruh dan visioner demi kemajuan bersama," serunya.

Terakhir, organisasi Al Washliyah terus didorong untuk membangun budaya diskusi yang konstruktif. Melalui wadah seperti Debating Club hingga dan forum-forum diskusi, diharapkan lahir ide-ide segar.

"Masukan dari semua elemen sangat diperlukan. Namun, diskusi dan masukan itu harus dieksekusi, jangan hanya berhenti di wacana," pungkasnya.